Spin Terakhir Modal Lima Ribu, Jackpot Lucky Neko
Sore itu cuaca panas, kipas angin cuma muter angin panas, dan dompetku tipis sampai kelihatan niat baiknya. Uang di saldo e-wallet tinggal Rp5.000. Bukan lima puluh ribu. Bukan lima ratus ribu. Lima ribu. Nominal yang biasanya cuma cukup buat parkir atau beli gorengan tiga biji kalau abang gorengannya lagi baik.
Aku duduk di kamar, rebahan sambil menatap langit-langit, mikir keras soal hidup. Tagihan belum lunas, chat pinjaman masuk satu-satu, dan grup WhatsApp isinya cuma dua jenis pesan: undangan nikah dan pengumuman utang.
“Yaudah lah,” gumamku. “Hari ini bukan hari gua.”
Lucky Neko dan Niat Main Buat Hiburan
Entah kenapa, di kondisi mental seperti itu, tanganku refleks membuka game Lucky Neko. Bukan karena berharap menang, tapi karena tampilannya lucu. Kucing angkat tangan, lonceng emas, dan wajah Neko yang selalu senyum—senyum yang nggak pernah aku dapetin dari saldo.
“Main santai aja,” kataku ke diri sendiri. “Kalau kalah, yaudah. Emang udah pasrah.”
Spin pertama: zonk.
Spin kedua: masih zonk.
Spin ketiga: ada scatter dikit, tapi belum niat.
Saldo perlahan turun. Rp4.000. Rp3.000. Rp2.000.
Aku mulai senyum getir.
“Nah kan. Sesuai ekspektasi.”
Saat Modal Tinggal 5 Ribu dan Harapan Sudah Check-Out
Akhirnya saldo tersisa Rp5.000. Aku berhenti sejenak. Menatap layar HP. Menarik napas panjang.
“Ini spin terakhir ya,” ucapku sambil angkat jari telunjuk seperti sedang sumpah jabatan.
“Habis ini tutup aplikasi. Fokus hidup.”
Aku tekan tombol spin dengan perasaan campur aduk: antara pasrah, capek, dan sedikit halu.
Layar berputar. Kucing lewat. Simbol jatuh satu-satu.
Aku bahkan tidak terlalu memperhatikan. Otakku sudah siap menerima kekalahan dengan lapang dada.
Detik Aneh Saat Kucing Jadi Serius
Tiba-tiba layar bergetar.
Aku langsung melirik.
“Eh?”
Simbol lonceng jatuh.
Disusul simbol emas.
Lalu muncul simbol Neko dengan animasi berbeda.
Aku duduk tegak.
“Loh?”
Layar makin rame. Musik berubah. Kucing angkat tangan dengan ekspresi yang jarang kulihat—bukan senyum santai, tapi senyum niat.
Scatter muncul.
Lalu satu lagi.
Lalu satu lagi.
“WOI… jangan bercanda,” kataku setengah panik.
Jackpot Datang di Saat Tidak Diharapkan
Animasi berhenti.
Tulisan besar muncul.
JACKPOT.
Aku bengong. Otak loading. Tangan dingin. Jantung deg-degan kayak habis disuruh maju presentasi padahal nggak belajar.
Angka mulai naik. Pelan… lalu cepat… lalu makin cepat.
Aku refleks berdiri.
“Ini serius nggak sih?”
Saldo bertambah.
Terus bertambah.
Dan tidak berhenti.
Sampai akhirnya berhenti di angka yang bikin aku duduk lagi karena lemes:
Rp40.000.000
Aku menatap layar.
Aku menatap langit-langit.
Aku menampar pipi sendiri pelan.
“Bukan mimpi,” gumamku.
Dari Manusia Pasrah Jadi Manusia Bingung
Aku tertawa. Bukan ketawa heboh, tapi ketawa kecil penuh ketidakpercayaan.
“Modal lima ribu…”
“Spin terakhir…”
“Empat puluh juta…”
Kalau ini film, pasti penontonnya bilang tidak realistis. Tapi ini hidupku, dan hidup memang sering tidak masuk akal.
HP-ku bergetar. Grup WhatsApp teman masuk.
“Lu online dari tadi?”
“Bro, jadi nongkrong nggak?”
Aku cuma bisa senyum sambil mikir, “Lu nggak akan percaya.”
Dompet Tipis Mendadak Berwibawa
Hal pertama yang kulakukan setelah sadar bukan pamer. Aku malah cek ulang saldo berkali-kali. Takut salah lihat. Takut HP nge-lag. Takut ini cuma prank dari semesta.
Tapi angka itu tetap di sana. Tegak. Nyata.
Aku tarik napas panjang.
“Ya Allah… makasih ya.”
Dompetku yang biasanya kosong sekarang terasa berisi—secara mental. Bahkan dompet fisik di meja seperti ikut bangga.
Reaksi Lingkungan yang Tidak Siap Mental
Aku cerita ke satu teman dekat.
“Bro, gua barusan jackpot.”
“Berapa?”
“Empat puluh juta.”
“…lu bohong.”
Aku kirim screenshot.
Lima menit kemudian, HP-ku rame.
“Anjir.”
“Seriusan?”
“Spill caranya.”
“Minjem dulu…”
Aku cuma ketawa. Hidup memang lucu. Kemarin aku invisible, hari ini mendadak dicari.
Ibu juga nelpon.
“Kamu kok ketawa sendiri?”
“Rezeki, Bu.”
“Dari mana?”
“Dari kucing, Bu.”
“…kamu sehat?”
Setelah Euforia, Datang Kesadaran
Setelah semua agak tenang, aku duduk dan mikir. Hidupku tidak langsung berubah drastis. Aku tidak langsung jadi sultan. Masalah tetap ada. Tapi ada satu hal yang berubah: harapan.
Dari kejadian itu aku belajar:
-
Jangan remehkan spin terakhir.
Kadang justru di situ kejutan datang. -
Modal kecil bukan berarti mimpi kecil.
-
Hidup bisa berubah dalam satu momen absurd.
Lucky Neko hari itu tidak cuma kasih jackpot, tapi juga pelajaran hidup yang tidak pernah diajarkan di sekolah.
Dari 5 Ribu ke 40 Juta
Sampai sekarang, setiap kali aku ingat momen itu, aku masih senyum sendiri. Spin terakhir modal lima ribu. Jackpot empat puluh juta. Kedengarannya seperti lelucon, tapi nyata.
Dan sejak hari itu, aku percaya satu hal:
Kadang hidup memang pahit,
tapi kalau kucing sudah angkat tangan,
manisnya bisa datang tanpa aba-aba.
Karena di dunia yang penuh ketidakpastian,
siapa sangka…
spin terakhir justru jadi awal cerita paling gila dalam hidupku. 😄🐱💰
